20 Kata-kata bijak dari Tere Liye tentang kehidupan, inspiratif #2
20 Kata-kata bijak dari Tere Liye tentang kehidupan, inspiratif #2
Source : brilio.net
21. "Terkadang, kita terlihat kuat, bukan karena kita kuat sungguhan, tapi kita tidak punya pilihan lain, hanya itu yang tersisa. Maka, tidak mengapa. Besok-besok, semoga kita jadi kuat betulan, dan itu menginspirasi orang lain."
22. "Jika kalian tidak bisa ikut golongan yang memperbaiki, maka setidaknya janganlah ikut golongan yang merusak. Jika kalian tidak bisa berdiri di depan menyerukan kebaikan, maka berdirilah di belakang. Dukung orang-orang yang mengajak kebaikan dengan segala keterbatasan, itu lebih baik."
23. "Kita mendaki gunung agar kita bisa melihat dunia ini terbentang luas. Bukan sebaliknya, agar dunia melihat kita."
24. "Tidak masalah dianggap bukan siapa-siapa. Dan tidak perlu mati-matian membuktikan kita ini layak. Respek, persahabatan, kasih-sayang, bahkan cinta sekalipun tidak baik dipaksakan. Melainkan tumbuh secara alami, ketika kita melewatinya dengan tulus, terus memperbaiki diri, maka esok lusa, kita bisa jadi siapa-siapa."
25. "Jika kita berdoa, lantas situasi tetap begitu-begitu saja, tidak ada yang berubah, bukan berarti doa kita tidak makbul, boleh jadi, Tuhan sedang menguji agar hati kitalah yang berubah terlebih dahulu."
26. "Lebih baik diam, dan orang-orang menyangka kita bodoh, tidak tahu apa-apa. Tidak akan ada ruginya daripada kita sibuk bicara ini, bicara itu, ternyata kosong saja. Nasihat lama ini akan selalu relevan hingga kapan pun."
27. "Hidup ini juga memang tentang menunggu, menunggu kita untuk menyadari, 'Kapan kita akan berhenti menunggu?'"
28. "Daripada kita sibuk berharap orang lain menyukai kita, lebih baik fokus memperbaiki diri, hingga kita memang layak dan pantas untuk dicintai."
29. "Hidup kita itu tidak akan pernah sempurna. Tapi dengan bersyukur, sesederhana apa pun hidup seseorang, maka sempurna sudahlah hidupnya."
30. "Di dunia ini, sebaik apa pun seseorang, tetap saja ada yang tidak suka. Pun sama, setulus apa pun kebaikan yang kita berikan, tetap saja ada yang tidak menghargainya."
31. "Jangan takut kehilangan teman hanya karena kita berdiri kokoh di atas prinsip-prinsip kebaikan dalam hidup ini. Tidak apa, karena akan muncul teman-teman baru yang mendukung kita dan boleh jadi itulah sesungguhnya teman sejati kita."
32. "Kita gagal itu bukan berarti Tuhan tidak sayang, tapi kebanyakan karena kita cepat menyerah dan banyak mengarang alasan. Kita hidup susah itu bukan berarti Tuhan kejam, tapi kebanyakan karena kita sendiri yang dekat-dekat sumber susah, termasuk terlalu banyak menghabiskan waktu sia-sia, menunda-nunda pekerjaan, dan semua kemalasan lain yang kita tahu sendiri."
33. "Cinta selalu saja misterius. Jangan diburu-buru, atau kau akan merusak jalan ceritanya sendiri."
34. "Percayalah, sepanjang kita punya mimpi, punya rencana, walaupun kecil tapi masuk akal, tidak boleh sekalipun rasa sedih, rasa tak berguna itu datang mengganggu."
35. "Waktu yang akan menjelaskan dengan baik ketulusan seseorang. Niat baik, dan tujuan-tujuannya. Jika sejatinya memang baik, maka seiring waktu berjalan akan terlihat semakin terang, sebaliknya, jika hanya topeng, maka seiring waktu berlalu, pasti akan terbuka juga."
36. "Kita boleh jadi membenci atas kehidupan ini, boleh kecewa, boleh marah. Tapi ingatlah nasihat lama, tidak pernah ada pelaut yang merusak kapalnya sendiri. Akan dia rawat kapalnya hingga dia bisa tiba di pelabuhan terakhir. Maka jangan rusak kapal kehidupan milikmu hingga dia tiba di dermaga terakhirnya."
37. "Tidak ada niat baik yang boleh dicapai dengan cara buruk, dan sebaliknya tidak ada niat buruk yang berubah baik meski dilakukan dengan cara-cara baik."
38. "Hidup ini adalah petualangan. Semua orang memiliki petualangannya masing-masing, maka jadilah seorang petualang yang melakukan hal terbaik."
39. "Pilihlah orang yang memilih kita. Cintailah pula orang yang mencintai kita. Karena jangan sampai, kita lelah memilih dan mencintai orang yang justru peduli pun tidak kepada kita."
40. "Bagi orang-orang yang penuh rasa sabar, apa-apa yang dia biarkan pergi, segala sesuatu yang dia lepaskan, ikhlas, tulus, maka akan datang pengganti yang lebih baginya. Selalu begitu. Tidak akan keliru."
Komentar
Posting Komentar